Thursday, 21 September 2017

Diet Gagal! Apa yang Salah?

Spread the love

DIET ADALAH RAHASIA UMUM mengapa seseorang memiliki tubuh yang bagus. Namun, hal yang harus Anda perhatikan adalah adanya kesalahan dalam memahami konsep diet. Anda bisa jadi hanya berfokus pada mengurangi porsi makan tanpa tahu pasti berapa takaran yang baik bagi tubuh dan upaya diet.

Alasan Mengapa Rasa Lapar Selalu Menyerang
Kebiasaan diet yang salah adalah pemahaman Anda tentang makan sedikit dan berolahraga akan menurunkan berat badan. Sebenarnya, saat memiliki sedikit asupan, tubuh akan merasa mudah lelah dan mudah lapar. Hal ini disebabkan karena sel lemak menyimpan kalori saat tubuh berpikir sedang Anda kelaparan. Maka tubuh Anda akan mulai meminta makanan dan gula. Karena tubuh tidak tahu tentang jadwal makan Anda yang seharusnya, sel lemak dalam tubuh bereaksi sesuai dengan apapun yang kita berikan.

Di bawah ini merupakan jawaban, mengapa diet yang Anda lakukan selalu gagal.

Tinggi Karbohidrat dan Gula
Crhistopher Tuttle, R. D. mengatakan,“Mengonsumsi sejumlah besar karbohidrat dan gula secara sering membuat lonjakan gula darah, yang bisa meningkatkan keinginan untuk makan.” Keinginan Anda untuk makan adalah respon dari lonjakan gula darah, kenaikan bertahap – konsumsi karbohidrat dan penurunan gula darah membantu mengurangi nafsu makan dan meminimalkan kegagalan diet yang Anda takuti.

Terlalu Sedikit Karbohidrat
Terlalu sedikit karbohidrat dalam makanan menyebabkan kebutuhan insulin menurun. Karena gula darah lebih rendah dalam darah, hormon glukagon meningkatkan gula darah dengan memasuki toko energi – glikogen. Atasi dengan mencampurkan asupan rendah karbohidrat dan diet berkalori rendah, maka pembakaran lemak terjadi.

Jumlah Lemak Baik yang Sedikit Dalam Tubuh
Mengatasi rasa lapar dan mengisi kalori adalah dengan mengonsumsi makanan lemak baik. Beberapa makanan yang baik untuk dikonsumsi adalah alpukat, dan minyak zaitun. Kadar karbohidrat yang tetap rendah, serta mengkonsumsi lemak baik, akan membuat perut dan otak Anda tetap kenyang.

Menjauhi Kacang-Kacangan
Banyak alasan mengapa kita menjauhi kacang-kacangan, salah satunya adalah ketakutan akan kata gemuk dan juga wajah yang berjerawat. Ternyata kacang-kacangan justru memberikan hal positif bagi kesehatan hati dan juga otak. Sebuah studi pada tahun 2014 yang dilakukan pada Loma Linda University membuktikan, orang yang mengonsumsi kacang-kacangan, memiliki kemungkinan obesitas yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi kacang. Konsumsilah kacang dengan 180 kalori per porsi saji.

Jadwal Tidur Anda
Ketika diet dan latihan Anda mulai berhasil menurunkan berat badan, jadwal tidur Anda yang tidak baik justru akan menghambat diri Anda untuk meraih kesuksesan dalam program diet. Tidurlah dengan jadwal yang teratur. Jadikanlah tidur sebagai prioritas agar usaha diet Anda tidak berakhr sia-sia.

Bagaimana GOFITers? Ternyata persepsi tentang diet dan juga apa yang Anda lakukan selama berupaya untuk menyukseskan diet, berperan penting dalam keberhasilan Anda, ya. Mulai sekarang, hentikan kebiasaan yang membuat diet gagal, dan mulai menjalani diet dengan pesepsi yang tepat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *