Thursday, 21 September 2017

Bakteri Usus, Sahabat Kita

Spread the love

BAKTERI dalam pencernaan adalah pusat dari kehidupan Anda. Kesehatan fisik serta kesehatan mental akan berjalan dengan baik ketika pencernaan Anda baik, dan untuk menjaga kesehatan pencernaan Anda, perliharalah bakteri baik pencernaan. Lakukan hal berikut ini untuk menjaga bakteri baik dalam pencernaan.

Konsumsi Sayuran, Buah-buahan, dan Serat
Dengan mengonsumsi sayur, buah, serta serat, Anda dapat membantu bakteri baik dalam usus. Karena hal yang mengandung serat akan sulit dicerna oleh tubuh, sehingga memberikan kesempatan untuk bakteri baik mendapatkan makanan. Sebaiknya mengonsumsi serat sebanyak 33-39 gram per hari.

Konsumsi Probiotik
Probiotik adalah mikroorganisme yang membantu menjaga jumlah bakteri baik dan menyeimbangkan jumlah bakteri buruk dalam tubuh. Terdapat dua jenis probiotik yaitu Lactobacillus dan Bifidobacterium. Kedua probiotik tersebut dapat Anda temukan dalam berbagai makanan dan minuman seperti yoghurt, tempe, kimchi, dark chocolate, atau makanan fermentasi.

Perbaiki Tidur Anda
Jumlah bakteri dalam usus akan berkurang ketika tubuh Anda kurang beristirahat. Ketika tidur, secara alami tubuh akan memproduksi bakteri baik. Hipotesis para ahli, mengatakan bahwa bakteri berhubungan dengan sirkulasi darah, mengatur jantung, mengatur siklus tidur, serta memengaruhi hormon yang berfungsi untuk mengontrol waktu tidur.

Baca Juga: Sarapan Jaga Berat Badan

Olahraga
Sebuah penelitian di Irlandia yang melibatkan 40 pemain rugby dan hasil penelitiannya menyatakan bahwa bakteri baik yang ada pada pemain olahraga lebih banyak jenisnya dibandingkan dengan jenis bakteri baik pada orang yang tidak melakukan olahraga secara rutin. Selain itu jumlah Lactobacillus, Bifidobacterium, dan B. coccoides-E pada orang yang berolahraga secara rutin akan meningkat.

Kurangi Gula dan Makanan Olahan
Ketika mengonsumsi gula, ia akan mudah masuk ke dalam tubuh karena gula mengandung monosakarida (gluktosa dan fruktosa) yang sangat mudah diserap tubuh. Karena sifatnya yang sangat mudah dicerna, gula tidak membutuhkan bantuan bakteri pencernaan, sehingga bakteri tersebut tidak mendapatkan makanan. Buruknya hal tersebut akan berakhir dengan bakteri Candida albican, yang menggerogoti lapisan lendir dinding usus, hingga dinding usus rusak.

Hindari Antibiotik
Saat Anda sakit, biasanya dokter akan menyarankan resep dengan antibiotik. Hal tersebut tanpa Anda sadari dapat dengan mudah membunuh bakteri yang ada di dalam tubuh. Kabar buruknya adalah, tak hanya bakteri buruk yang terbunuh namun bakteri baik pun ikut terbunuh. Karena itu, usahakan agar Anda menghindari antibiotik dalam mengobati sakit.

Hindari Stres
Saat tubuh merasa tertekan, adrenalin akan meningkat dan sistem imun tubuh akan mengeluarkan sitokin—zat untuk menangani peradangan. Sehingga ketika kita secara terus-menerus merasakan stres, imun akan terus mengirimkan sinyal peradangan ke seluruh tubuh, yang kemudian memungkinkan bakteri baik pun menerima sinyal tersbut. Hal buruk yang terjadi adalah fungsi dan jumlah bakteri baik akan terganggu di dalam usus.

Baca Juga: Tambah Otot, Kikis Lemak

Perbaiki gaya hidup Anda dan atur pola makan serta asupan nutrisi Anda guna memelihara bakteri baik dalam tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *