Awesome!
Thank you, You are now suscribing GOFIT™
hit enter to search
  OR CANCEL
Kesehatan
Stres
Artikel
01 October 2018
7 Hal yang Terjadi Ketika Anda Berhenti Bercinta

PERCERAIAN. PEKERJAAN. PERJALANAN BISNIS. Banyak alasan yang membuat kehidupan seks Anda berhenti. Situasi ini bisa berdampak positif maupun negatif pada kesehatan Anda dalam banyak cara. Berikut tujuh hal yang bisa terjadi ketika Anda berhenti bercinta.

#1 ANDA LEBIH MUDAH MERASA GELISAH

Seks membantu Anda meredakan stres. Peneliti Skotlandia menemukan, orang yang absen bercinta menghadapi kesulitan untuk berkompromi dengan situasi yang memberikan tekanan (seperti berbicara di depan orang banyak) ketimbang mereka yang melakukan hubungan seksual sedikitnya sekali tiap dua minggu. Selama bercinta, otak melepaskan komponen kimia yang menimbulkan rasa nyaman seperti endorphin dan oxytocin. Ini membantu Anda merasa santai, ujar para peneliti.

#2 BAGI PRIA: WASPADAI KANKER PROSTAT

Pria yang berhenti bercinta kehilangan tameng yang melindungi mereka dari ancaman kanker prostat. Sebuah studi yang dipresentasikan ke American Urological Association menemukan, pria yang menikmati kehidupannya sekaligus aktif secara seksual risiko mereka mengalami kanker prostat menurun hingga 20 persen. Alasannya? Ejakulasi yang sering mungkin akan menyingkirkan hal-hal yang berbahaya dari prostat.

#3 MUDAH PILEK DAN FLU

Jarang bercinta mungkin mengurangi kemungkinan Anda tercemar kuman. Sayangnya, hal ini juga menyingkirkan manfaat terhadap sistem kekebalan tubuh yang mungkin Anda peroleh jika melakukan hubungan seksual secara rutin. Para peneliti di Wilkes-Barre University, Pennsylvania, menemukan, orang yang bercinta 1-2 tiap minggu mengalami peningkatan kadar immunoglobulin A (IgA) 30 persen, dibandingkan mereka yang jarang bercinta atau tidak melakukannya sama sekali. IgA adalah salah satu lini pertahanan di garis depan yang melindungi Anda dari ancaman virus, papar para peneliti.

#4 RISIKO INFEKSI SALURAN KENCING MENURUN

Hampir 80 persen infeksi saluran kencing terjadi dalam 24 jam setelah intercourse. Selama bercinta, bakteri dalam vagina bisa terdorong masuk dalam urethra, yang akhirnya menyebabkan infeksi. Sisi baiknya setidaknya bagi wanita ketika Anda berheti bercinta, risiko Anda mengalami nyeri ketika sedang buang air kencing menurun drastis.

#5 MENGGANGGU KEAMANAN HUBUNGAN DENGAN PASANGAN

Tidak melakukan hubungan seksual dengan pasangan berdampak negatif terhadap kegembiraan, kedekatan, dan keamanan hubungan Anda, ujar para pakar. Menjalani pernikahan tanpa seks bisa menggerogoti kepercayaan diri, membangkitkan rasa bersalah, dan mengurangi kadar oxytocin serta hormon lain yang membangun kedekatan Anda bersama pasangan, ujar Les Parrott, PhD, seorang psikolog dan penulis Saving Your Marriage Before It Starts. Bahkan bisa juga meningkatkan ketakutan jika salah satu dari Anda akan beralih ke lain demi memenuhi kebutuhan seksual. Namun Parrott juga menekankan, bukan pasangan yang tidak pernah bercinta tidak berbahagia. Seks hanya salah satu ekspresi keintiman dari sebuah pasangan, ujarnya. Ciuman, genggaman tangan, dan memberikan bingkisan kejutan bisa membantu Anda tehubung dengan pasangan secara emosional, meski Anda tidak melewatkan waktu untuk terkoneksi secara fisik.

#6 RISIKO DISFUNGSI EREKSI MENINGKAT

Pria yang jarang bercinta memiliki risiko disfungsi ereksi dua kali lipat lebih besar ketimbang mereka yang melakukannya sekali atau lebih tiap minggu, tulis laporan penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Medicine. Peneliti menekankan, meski penis hanyalah otot, frekuensi bercinta akan melindungi potensinya seperti halnya aktivitas fisik (baca: olahraga) memelihara kekuatan tubuh Anda.

#7 MERASA TERTEKAN

Sebuah studi di jurnal Archives of Sexual Behavior melaporkan, wanita merasa lebih depresi jika lama tidak melakukan hubungan seksual dalam waktu lama. Tetapi mungkin bukan kurangnya frekuensi bercinta yang membuat mereka tertekan. Peneliti menemukan, wanita yang pasangannya menggunakan kondom juga mengalami perasaan tertekan. Para peneliti mengungkapkan , sejumlah komponen yang ditemukan pada sperma termasuk melatonin, serotonin, and oxytocin mungkin memberikan manfaat yang membangun suasana hati wanita saat bercinta dengan pasangan yang tidak menggunakan pengaman.

Part 1 of 8
Recommended for you
25 June 2018
SETELAH PUASmenikmati periode libur lebaran, kini saatnya Anda kembali ke kantor. Biasanya saat kembali bekerja usai berlibur, Anda mungkin merasa sedikit kurang bersemangat, termasuk dalam urusan p ....
18 July 2018
Salah satu strategi terbik untuk membangun kekuatan fungsional di tubuh Anda dengan menggunakan program latihan yang telah dibuktikan hasilnya oleh Green Beret salah satu unit pasukan khusus Ameri ....