Awesome!
Thank you, You are now suscribing GOFIT™
hit enter to search
  OR CANCEL
Kesehatan
Artikel
30 October 2018
7 Cara Menghentikan Batuk

YA, BATUK memang menyebalkan. Dan biasanya cenderung mengendap lebih lama ketimbang gejala flu lainnya. Sebuah studi pada 2013 menemukan, batu rata-rata berlangsung 18 hari. Itu adalah waktu yang cukup lama untuk meretas dahak.

Batuk lebih merupakan sebuah gejala ketimbang sebuah diagnosa, ujar says Philip Chen, MD, seorang otolaryngologist di University of Texas Health Science Center, San Antonio. Banyak alasan seseorang mengalami batuk dan meski ada pengobatan yang meredakannya, sejatinya mereka tidak mengobati penyebab batuk.

Karena sebagian besar batuk yang diderita orang dewasa karena flu, yang disebabkan virus (bukan bakteri), penggunaan antibiotik tidak membantu situasi ini. Obat-obatan untuk meredakan batuk biasanya juga tidak menolong, menurut sejumlah penelitian.

Meski begitu, masih terdapat sejumlah cara untuk meredakan batuk. Dan berikut ini adalah beberapa di antaranya.

#1 Minum Air yang Banyak

Langkah ini akan membantu Anda mengendurkan dan mengencerkan lendiri yang menyebabkan batuk. Hidrasi mengencerkan sekresi lendir yang berlebih, yang mempermudah menyingkirkannya, ujar Noah S. Siegel, M.D., seorang otolaryngologist di Massachusetts Eye and Ear.

#2 Obat Batuk Rasa Mentol

Sebuah studi pada 2012 menemukan, obat batuk dengan mentol meningkatkan ambang batas batuk hingga 25 persen. Mentol mungkin memberikan bantuan dengan meredakan inflamasi dan iritasi selaput di tenggorokan, ujar Dr. Siegel. Atau coba manfaatkan eucalyptus, yang memiliki dampak serupa.

#3 Tidur dengan Posisi Kepala Lebih Tinggi

Posisi ini akan mencegah lendir menggenang di tenggorokan. Selain itu, ini juga mencegah acid reflux dari lambung, ujar Chen.

#4 Gunakan Humidifier

Menggunakan humidifier mengendurkan dan mengencerkan skresi sehingga lendir lebih mudah di buang. Selain itu, ketika cilia yang berada di saluran pernapasan terhidrasi, mereka berfungsi lebih baik dan menyingkirkan lendir, ujar Siegel.

#5 Gunakan Nasal Spray Alami

Nasal spray bisa mengurangi aliran post-nasal yang bisa menyebabkan batuk. Gunakan saline spray dengan tambahan bahan: Xylitol. Saline dengan xylitol nasal spray sangat bagus untuk menangani pilek. Xylitol ketimbang menggunakan saline saja karena menyebbkan pengeringan dan merusak mukosa, Gustavo Ferrer, MD, seorang pulmonologist dan penulis Cough Cures.

#6 Konsumsi Satu Sendok Besar Madu

Sebuah studi menemukan, anak-anak yang mengonsumsi dua sendok teh madu sebelum tidur sama dengan menenggak dextromethorphan, a salah satu bahan obat-obatan pereda batuk. Anda bisa meminum madu dengan teh atau mencampurnya dengan teh.

Ketika dikombinasikan dengan teh herbal, terdapat potensi lebih besar karena kandungan bahan antiperadangan dari teh, ujar Siegel.

#7 Minum Antacid

Larynx atau pita suara sangat sensitif dengan asam lambung. Pita suara akan mengalami iritasi saat mendapatkan kontak dengan asam lambung, yang bisa menybabkan peningkatan volume lendir, batuk, dan suara serak, ujar Chen.

Jika batuk Anda tidak menghilang (atau berkurang) setelah tujuh hari, ujar Dr. Chen. Jika Anda juga mengalami kesulitan bernapas, saatnya untuk memeriksakan diri ke dokter. Gejala serius lainnya, termasuk rasa nyeri di tubuh, demam tinggi, ruam, susah menelan, atau nyeri di dada.

 

 

Part 1 of 8
Recommended for you
25 June 2018
SETELAH PUASmenikmati periode libur lebaran, kini saatnya Anda kembali ke kantor. Biasanya saat kembali bekerja usai berlibur, Anda mungkin merasa sedikit kurang bersemangat, termasuk dalam urusan p ....
18 July 2018
Salah satu strategi terbik untuk membangun kekuatan fungsional di tubuh Anda dengan menggunakan program latihan yang telah dibuktikan hasilnya oleh Green Beret salah satu unit pasukan khusus Ameri ....