Awesome!
Thank you, You are now suscribing GOFIT™
hit enter to search
  OR CANCEL
Fitnes
Kesehatan
Sport
Artikel
13 April 2018
Mengapa Anda Mengalami Sakit Kepala Ketika Berlatih, dan Bagaimana Menghentikannya 

ANDA SEDANG BERADA di tengah-tengah sesi latihan ketika kepala terasa dihantam palu secara bertubi-tubi. Ini adalah sakit kepala yang menakutkan, dan bisa mengganggu atau bahkan menghentikan sesi latihan Anda. Mengalami sakit kepala akibat latihan bisa membuat Anda frustasi. Jika Anda berhadapan dengan kehadiran gangguan sakit kepala saat berusaha memfokuskan diri memaksimalkan hasil latihan, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui.

Pertama, berikut penyebab sakit kepala muncul saat Anda berlatih. Ketika Anda melakukan aktivitas fisik, latihan menyebabkan Anda tertekan, seperti ketika Anda menstabilkan otot-otot tubuh bagian utama saat memperagakan gerakan latihan overhead press. Ini disebut manuver Valsalva hal yang sama saat Anda buang air besar dan ini menimbulkan peningkatan tekanan di dalam perut.Hal ini kemudian ditransmisikan ke kepala melalui pembuluh dara di leher, yang menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial yang menyebabkan sakit kepala, ujar Michael Cutrer, M.D., seorang ahli neurologi yang memiliki spesialisasi tentang perawatan sakit kepala di Mayo Clinic.

Selain itu, tubuh melepaskan adrenalin dan komponen kimia lainnya yang membuat jantung berdetak lebih cepat. Ritme pernapasan Anda pun meningkat. Jika Anda rentan mengalami sakit kepala, perubahan mendadak pada lingkungan biokimia di dalam tubuh seperti adrenalin, peningkatan tenanan dara dan detak jantung akan mengaktifkan sistem nyeri di kepala yang sangat reaktif.

Sakit kepala khas, yang disebabkan latihan (atau aktivitas fisik), terasa seperti tekanan atau denyutan yang ringan, dan kerap terjadi di kedua sisi kepala Anda. Ini bisa dimulai setelah latihan intensif, dan berlangsung secara bertahap dari beberapa menit hingga satu jam, ujar Dr. Cutrer.

Aktivitas kardio maupun latihan angkat beban bisa memicu sakit kepala pada mereka yang rentan. Jadi, siapa saja yang berisiko? Aktivitas fisik yang intensif dan berdurasi lama adalah adalah hal umum yang menjadi pemicu, ujar MaryAnn Mays, M.D., seorang spesialis tentang perawatan sakit kepala di Cleveland Clinic. Berlatih di cuaca panas juga menempatkan Anda pada risiko, terutama jika dehidrasi terjadi atau kelembaban sangat tinggi.

Faktor risiko lainnya adalah melakukan aktivitas fisik di bawah terpaan sinar matahari yang terik, sedang kelelahan, memiliki kadar gula darah rendah, atau memiliki sejarah migrain. Pasien dengan nyeri atau cedera leher kronis mungkin juga mengalami sakit kepala saat berlatih.

Dalam banyak kasus, sakit kepala akibat latihan tidak begitu serius. Biasanya gejalanya menyingkir dalam waktu kurang dari enam jam. Namun ada juga yang terjadi hingga 48 jam setelah latihan, ujar Dr. Mays.

Tetapi dalam sejumlah kasus, yang jarang terjadi, sakit kepala yang disebabkan latihan bisa berakibat mematikan. Jika sakit kepala terjadi hanya beberapa detik setelah Anda melakukan aktivitas fisik atau disebut thunderclap, dengan intensitas maksimal dalam satu menit, segera berkonsultasi dengan dokter.

Tipe sakit kepala yang serius biasanya adalah gejala pecahnya aneurysm, yang menyebabkan kebocoran darah yang mengaktifkan serat-serat nyeri dan menyebabkan sakit kepala parah.Ini bisa disertai muntah-muntah, kehilangan kesadaran, leher kaku, dan gejala-gejala gangguan syaraf seperti penglihatan ganda dan bermasalah memikirkan kata yang benar. Gejala seperti ini harus segera mendapatkan perhatian dan perawatan medis.

Jika Anda sering mengalami sakit kepala ketika berlatih meski bukan dalam bentuk yang parah Anda perlu mengonsultasikan hal ini ke dokter. Penasehat medis Anda mungkin akan memindai otak dan memerika pembuluh darah untuk melihat kemungkinan adanya aneurysm atau tumor, termasuk juga hal yang lainnya.Dr. Cutrer mengatakan, jika Anda memang tidak mengidap aneurysm, dokter Anda bisa merekomendasikan penggunaan non-steroidal anti-inflammatory (NSAID) seperti naproxen sodium (Aleve) satu jam sebelum sesi latihan. Obat-obatan ini menghalangi komponen inflamasi di dalam tubuh yang disebut prostaglandin dan bertanggung jawab terhadap munculnya rasa nyeri.

Cara lain untuk mengusir sakit kepala yang muncul saat berlatih? Pastikan Anda melakukan pemanasan secara memadai sebelum melakukan aktivitas fisik yang intensif, seperti sprint atau mengangkat beban yang berat. Para dokter masih belum memahami mengapa pemanasan bisa membantu, tetapi aktivitas ini memangkas risiko munculnya sakit kepala. Strategi pencegahan lainnya adalah pergi tidur di waktu yang tetap, membatasi konsumsi kafein atau alkohol, mengonsumsi makanan secara rutin menjelang latihan, dan menenggak air dalam jumlah yang mencukupi.

Recommended for you
02 April 2018
BAGI SEBAGIAN ORANG, mungkin tidak ada yang menandingi perasaan saat bersepeda jarak jauh. Bergerak mantap melibas tanjakan dan bergulir mengikuti turunan, mengayuh sepeda sendirian atau berkelompok s ....
02 April 2018
BAGI SEBAGIAN ORANG, mungkin tidak ada yang menandingi perasaan saat bersepeda jarak jauh. Bergerak mantap melibas tanjakan dan bergulir mengikuti turunan, mengayuh sepeda sendirian atau berkelompok s ....
GET OUR APP FOR BETTER EXPERIENCE TO DISCOVER & BOOK ACTIVITIES
We'll send you link - open it on
your mobile device to download our app
GET OUR APP FOR BETTER EXPERIENCE TO DISCOVER & BOOK ACTIVITIES
We'll send you link - open it on
your mobile device to download our app