Friday, 22 September 2017

8 Kesalahan Anda Ketika Membeli Sepatu Lari

Spread the love

TAK PEDULI apakah Anda baru mulai berlari, atau sudah menggelutinya di sepanjang umur, membeli sepatu lari yang baru adalah sesuatu yang cukup rumit. Teknologi yang diterapkan berubah secara konstan, demikian pula dengan gaya yang berkembang. Jika Anda selalu bingung ketika membeli sepatu lari baru, delapan tip berikut ini akan membuat sakit kepala Anda mereda.

1. Telapak kaki Anda tidak diukur dengan tepat
“Salah satu kesalahan utama para pelari pemula ketika mengunjungi toko sepatu olahraga adalah… telapak kaki mereka tidak diukur oleh penjaga toko,” ujar Eric Sach, pemilik The Balanced Athlete di Washington. Di toko sepatu olahraga, penjaga toko biasanya menggunakan peralatan Brannock, yang mengukur panjang dari tumit ke ujung jari-jari kaki dan lebar telapak kaki. Alat ini mengukur pula panjang lengkungan telapak kaki – yang diukur dari tumit ke ujung telapak kaki. Ini adalah area di mana telapak kaki melengkung. “Semua sepatu dirancang untuk melengkung pada satu titik, seperti telapak kaki Anda yang dirancang melengkung pada satu titik,” ujar Sachs. “Akan lebih baik jika Anda untuk mencocokkan dua titik lengkungan ini.”

2. Anda bingung memahami volume dan lebar sepatu
“Volume sepatu adalah ukuran ruang yang ada di dalam bagian sepatu,” ujar Sach. Sebagian besar orang cenderung meminta sepatu yang lebih lebar jika tidak terdapat volume yang mencukupi. Triknya adalahnya mengukur ruang di antara lubang tali dengan jari-jari Anda.
“Ketika Anda menyimpul tali, sepatu harus terasa nyaman – tidak ketat atau kendor – dan Anda seharusnya bisa menyelipkan dua jari di antara lubang tali,” ujar Sach. Tiga jari berarti volume kurang memadai. Dan satu jari bisa berarti terlalu banyak volume tersisa dan sepatu terasa kendor. Menggunakan sepatu dengan volume yang tepat Akan menyelamatkan Anda dari cedera telapak kaki seperti cedera plantar fasciitis.

3. Anda khawatir meningkatkan ukuran sepatu
Sach merekomendasikan agar telapak kaki Anda diukur tiap kali membutuhkan sepasang sepatu lari yang baru. “Secara umum, telapak kaki tidak akan menyusut ukurannya,” ujar Sach. “Otot-otot kecil di telapak kaki menyangga tubuh Anda tiap hari, menyebabkan telapak kaki berkembang karena otot-otot meregang dan tidak kembali ke bentuk awalnya. Kecuali Anda berlari telanjang kaki atau melakukan latihan kekuatan telapak kaki.” Menaikkan ukuran sepatu hingga 0,5 inchi atau atau bahkan 1 inchi kan memberikan perbedaan dalam hal kenyamanan. Selain itu, orang juga tidak akan menganggap Anda sebagai badut yang memakai sepatu dengan ukuran terlalu besar.

4. Terpengaruh oleh kelompok lari Anda
Hal paling penting yang harus dipertimbangkan ketika membeli sepatu lari baru adalah ukurannya tepat, terasanya, dan berfungsi sebagaimana mestinya. Namun ketika orang pergi dengan temannya saat membeli sepatu, tidak jarang koleganya akan memengaruhi dengan penilaian mereka dengan memberikan komentar bagaimana spatu yang dipilih warnanya kurang menarik atau ketika mengenakannya telapak kaki terlihat terlalu besar. Meski sepatu yang dipilih sudah tepat, pembeli biasanya terpengaruh dengan opini temannya dan justru kemudian memilih tipe yang salah.

5. Anda dipandu review sepatu yang keliru
Sangat mudah untuk mempercayai pernyataan,”Jika sesuatu bekerja untuk Anda, orang lain akan merasakan hal yang sama.” Dan ini salah satu nilai minus pembeli sepatu lari jika bergantung pada review sepatu dari sumber yang kurang kredibel. Saat menggunakan review sebagai panduan, harus dipertanyakan: Apakah reviewer mengenal beragam jenis sepatu di pasaran? Tipe telapak kaki seperti apa yang dimiliki reviewer? Apakah reviewer seorang pelari? Apakah review tersebut dipublikasikan oleh sumber yang kredibel?

6. Anda menggunakan sepatu terlalu lama
Sebagian besar sepatu lari masih efektif jika digunakan berlari sejauh 480-800 kilometer. Tapi banyak pelari yang tidak mendokumentasikan seberapa jauh mereka berlari dengan sepatunya. Menggunakan sepatu yang sudah kadaluarsa jarak tempuhnya bisa menyebabkan cedera. Ken Larscheid, pemilik Running Lab di Michigan mengemukakan, salah satu tanda untuk mulai mengganti sepatu lari adalah ketika Anda mulai merasakan nyeri yang tidak biasa di area-area tertentu. Membeli yang baru sebelum sepatu lari yang lama kadaluarsa akan mempermudah beradaptasi dengan yang baru. Indikator lain untuk mulai mengganti sepatu di antaranya adalah alas kaki Anda mulai lapuk, munculnya galur-galur di bagian bawah sepatu, dan busa yang tak lagi rata.

7. Anda menghindari specialty store
Larscheid mengatakan, banyak pelari pemula yang terlalu bersemangat dengan apa yang dilakukan atau tidak mau membelanjakan uang untuk sepatu yang baik. Ketimbang pergi ke toko sepatu lari – tempat di mana mereka bisa mendapatkan analisa telapak kaki dari pakat – pelari pemula cenderung membeli sepatu yang mereka lihat (untuk harga murah) di department store atau membelinya secara online.
Analisis gaya berlari dan identifikasi kebutuhan khusus pengguna (apakah produk ini untuk ketahanan atau cross training) adalah berbagai pertimbangan yang perlu dipikirkan pelari pemula saat membeli sepatu baru. Dan biasanya ini bisa diperoleh di specialty store, bukan di toko online.
Meskipun banyak yang berpikir apa yang dilakukan menghemat pengeluaran, mereka juga menempatkan diri untuk membeli (dan membeli lagi) jenis sepatu yang keliru dan mengeluarkan lebih banyak uang. Di specialty store, Anda memiliki opsi lebih banyak. Tidak hanya mendapatkan sepatu dengan ukuran yang pas, tapi juga sebuah investasi untuk menghindarkan diri dari cedera.

8. Anda lupa, sepatu lari hanya sebuah alat
“Salah satu kesalahan yang dibuat pelari pelari adalah mereka mencari sepatu seperti halnya resep yang digunakan untuk membenahi bagaimana mereka berlari atau membantu mereka berlari dengan cara-cara tertentu,” ujar Carson Caprara, Brooks Director of Footwear Product Line Management. “Sebaliknya, pelari harus mencari sepatu yang sesuai dengan tubuh mereka dan memberikan pengalaman yang diinginkan saat digunakan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *