Friday, 24 November 2017

8 Hal yang Bisa Merusak Hati Anda

Spread the love

ANDA PASTI PAHAM, hati adalah organ vital bagi tubuh Anda. Organ ini membantu Anda mentralisir racun, mengatur komposisi darah yang mengandung lemak, gula, protein, dan senyawa kimia lainnya, serta mengatur sirkulasi hormon. Bayangkan jika hati Anda terganggu fungsinya. Bakal seperti apa tubuh dan kesehatan Anda nantinya? Jika tidak ingin mengalami gangguan pada hati, waspadai sejumlah hal berikut ini.

Baca juga: Taktik Menghindari Heatstroke

GULA
Terlalu banyak gula tidak hanya jelek buat gigi Anda, tetapi juga bisa merusak hati Anda. Organ ini menggunakan satu tipe gula yang disebuk fruktosa untuk membuat lemak. Terlalu banyak gula rafinasi atau sirup jagung tinggi fruktosa bisa menyebabkan pembentukkan lemak yang mengarah ke penyakit hati. Sejumlah penelitian menunjukkan, dampak gula terhadap hati sama merusaknya dengan alkohol, meski Anda tidak kelebihan berat badan. Ini adalah satu alasan lagi untuk tidak mengonsumsi makanan dengan tambahan gula seperti minuman bersoda, permen, dan sebagainya.

SUPLEMEN HERBAL
Meski labelnya mengatakan ‘alami’, belum tentu suplemen herbal baik untuk Anda. Sebagai contoh, banyak orang menggunakan herbal yang disebut kava kava untuk gejala menopause atau membantu mereka merasa relaks. Namun penelitian menunjukkan, herbal ini bisa membuat hati tidak bekerja sebagaimana mestinya. Kondisi ini bisa menyebabkan hepatitis dan kegagalan fungsi hati. Sejumlah negara melarang herbal ini. Sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter sebelum menggunakan suplemen herbal untuk memastikan produk tersebut aman bagi kesehatan.

KELEBIHAN BERAT BADAN
Kelebihan lemak bisa dibangun di sel-sel hati dan menyebabkan NAFLD (non-alcoholic fatty liver disease). Hasilnyam hati Anda mungkin akan membengkak. Seiring berjalannya waktu, kondisi ini bisa mengeraskan dan merobek jaringan hati (yang disebut cirrhosis). Anda lebih berpeluang mengidap NAFLD jika kelebihan berat badan atau obesitas, berada di usia pertengahan, dan mengidap diabetes. Anda bisa mengubah semuanya. Lakukan diet dan berolahraga untuk mengusir ancaman penyakit ini.

Baca juga: Cara Selamatkan Jantung Anda

SUPLEMEN VITAMIN A
Tubuh Anda butuh vitamin A. Dan sangat baik jika Anda mendapatkannya dari buah-buahan atau sayuran, khususnya yang berwarna merah, oranye, dan kuning. Tetapi jika Anda mengonsumsi suplemen vitamin A dosis tinggi, hal ini bisa menjadi masalah bagi hati Anda. Konsultasikan dengan dokter sebelum Anda mengambil vitamin A ekstra dari suplemen karena mungkin Anda tidak membutuhkannya.

MINUMAN BERSODA
Penelitian menunjukkan, orang yang mengonsumsi terlalu banyak minuman bersoda lebih mudah mengidap NAFLD. Studi menunjukkan minuman tersebut sebagai penyebabnya. Tetapi jika Anda terlalu banyak mengonsumsi soda, ini bisa menjadi titik balik untuk mulai mengurangi konsumsinya.

ACETAMINOPHEN
Saat mengalami ras a nyeri di punggung, pusing, atau menderita flu, Anda cenderung meminta bantuan obat-obatan pereda nyeri. Pastikan untuk menggunakan dosis yang tepat. Jika Anda mengonsumsi terlalu banyak — pil pereda sakit kepala atau tablet lainnya untuk meredakan flu — yang keduanya mengandung acetaminophen, hal ini bisa mengganggu hati. Selalu periksa dosis yang tepat dan berapa banyak yang dikonsumsi dalam satu hari. Patuhi batasan tersebut dan Anda akan baik-baik saja.

Baca juga: Kopi Bantu Liver Anda

TRANS FAT
Trans fat adalah lemak buatan manusia yang terdapat dalam makanan kemasan dan produk yang dipanggang. Konsumsi terlalu banyak trans fat akan meningkatkan potensi Anda menambah berat badan. Hal ini tidak baik bagi hati Anda. Selalu cek label di kemasan. Jika menyatakan ‘0’ gram trans fat, biasanya masih memiliki dalam jumlah sedikit.

AKIBAT KESALAHAN
Seorang dokter atau perawat bisa mengalami problem hati akibat jarum suntik yang digunakan pada pasiennya. Atau mereka yang berbagi jarum suntik untuk menginjeksikan narkoba. Persoalannya bukan jarumnya, tetapi apa yang melekat pada alat tersebut. Hepatitis C bisa menyebar melalui darah. Meski hanya terjadi sekali, atau Anda memiliki risiko tinggi karena alasan lainnya (seperti Anda mengidap HIV atau ibu Anda mengidap hepatitis C ketika hamil), Anda harus memeriksakan diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *