Friday, 24 November 2017

6 Tip Bersepeda dalam Group Ride

Spread the love

BAGI YANG TIDAK MENGETAHUI, group ride (bersepeda secara berkelompok) bisa mengintimidasi. Tetapi jika Anda ingin menambah teman, meningkatkan kemampuan bersepeda, dan melakukan latihan yang sungguh-sungguh, tanya toko sepeda terdekat dengan rumah Anda tentang acara bersepeda secara berkelompok yang rutin dilakukan dan coba untuk ambil bagian di dalamnya. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan jika mengikuti group ride untuk pertama kalinya.

1 PAHAMI GROUP RIDE TEMPAT ANDA BERGABUNG
Ketahui tipe aktivitas bersepeda di mana Anda bergabung. Berbagai group ride mungkin tingkat kemampuan dan format yang berbeda. Sebagian bersifat seperti lomba yang informal, lainnya mungkin hanya sekadar melaju dalam formasi yang teratur. Tiap group ride memiliki aturan dan etikan masing-masing.

Baca juga: Pemanasan Terbaik untuk Kayuhan Pedal Anda

2 AJUKAN PERTANYAAN
Cari salah satu kelompok pesepeda yang rutin melakukan group ride. Tanya etika yang spesifik untuk mengikuti yang group ride mereka. Apakah group ride ini selalu menjaga paceline di sepanjang perjalanan, atau ada seksi-seksi tertentu di jalanan ketika aturan bisa diabaikan dan perjalanan terus berlanjut? Apakah group ride ini berhenti saat sinyal lampu merah menyala atu memilih untuk menerobosnya. Selain itu, jika Anda tidak tahu rutenya, bersepeda di belakang orang yang memahaminya. Jika tidak, Anda bisa terperangkap di posisi terdepan dan membawa group ride keluar dari rute.

Baca juga: 5 Kesalahan Pesepeda Pemula

3 LAKUKAN ROTASI DENGAN HALUS
Sebagian group ride melaju dalam paceline ganda, yang membentu dua barisan, di mana pesepeda terdepan di masing-masing barisan akan menarik pesepeda lainnya. Bersepeda secara group ride dengan variasi intensitas yang berbeda dalam suatu perjalanan tergantung kesepakatan kelompok tersebut, namun semua rombongan harus mengikutinya. Kesalahan yang sering terjadi adalah, pemimpin rombongan melajukan sepedanya terlalu cepat di tanjakan dan akan membuat rombongan kepayahan mengejarnya. Dengan sedikit drafting di kecepatan lambat, lintasan akan memberikan dampak yang setara pada semua pesepeda. Sebaliknya, jika pemimpin rombongan tidak aktif melawan angin, tiap orang di belakangnya akan mengayuh pedal dengan berat. Buat orang di belakang mengayuh pedal dengan mudah di lintasan menanjak dan bergerak secara stabil hingga titik teratas.

Baca juga: 5 Cara Bersepeda Makin Cepat di Tanjakan

4 GUNAKAN ‘BAHASA’ TANGAN
Beri tanda dengan tangan saat akan membelok, tak peduli berada di mana posisi Anda saat group ride. Arahkan tangan ke permukaan jalan, dan bahkan mungkin jentikkan jari-jari untuk memperingatkan lintasan jalanan yang dipenuhi puing-puing bebatuan atau yang rusak. Untuk bahaya yang lebih besar (pelari yang sedang melintas, atau mobil yang diparkir), lambaikan tangan di belakang atau di atas Anda. Pastikan gerakan tangan yang Anda lakukan memberi sinyal untuk menjauh dari pusat bahaya. Tepukan tangan di pantat juga mengomunikasikan ada sebuah rintangan di depan yang berada di sisi jalan. Ketika Anda ingin mengakhiri posisi di depan group ride, keluarkan siku ke sisi di mana Anda memperkirakan pemimpin group ride yang baru akan lewat.

Baca juga: Rahasia Latihan Pesepeda Profesional

5 HINDARI TERLALU DEKAT DENGAN PEMBALAP DI DEPAN ANDA
Jangan menempatkan roda depan sepeda Anda di depan roda belakang pesepeda yang berada persis di depan Anda. Meski Anda bisa mengantisipasi dan menghindari benturan di roda depan sepeda, melakukannya mungkin akan membuat Anda memundurkan sepeda – yang akan menempatkan roda belakang persis di depan roda depan pesepeda yang berada persis di belakang Anda. Dan seperti mengendarai mobil, pelajari cara untuk mempertahankan jarak sembari membuat pandangan mata Anda tetap mengobservasi jalanan yang berada di depan.

Baca juga: Tingkatkan Kemampuan Bersepeda Jarak Jauh Anda

6 BEBAS PILIH POSISI DI BELAKANG
Tidak perlu merasa malu untuk mengambil posisi di belakang saat mengikuti group ride untuk menghindari angin, bahkan jika Anda melakukannya di sepanjang waktu perjalanan. Pesepeda yang berpengalaman memahami jika mereka tidak perlu mengayuh pedal secara maksimal sepanjng waktu. Mengetahui kapan saatnya mengayuh pedal dengan ringan atau santai adalah pertanda kematangan seorang pesepeda. Untuk beristirahat, ambil posisi di ekor group ride dan katakan pada pesepeda lain untuk mengambil kembali posisi drifting di depan Anda. Sebagian besar dari mereka akan mengapresiasi peluang untuk menghabiskan lebih banyak waktu di depan. Dari belakang, Anda akan bisa melihat dinamika group ride saat melaju mulus di jalanan, dan Anda tidak perlu mengkhawatirkan interupsi dari pesepeda lain yang berada di dekat Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *