Tuesday, 20 February 2018

5 Tip Nutrisi Sederhana untuk Manfaat Terbaik

Spread the love

HAL-HAL SEDERHANA, yang mungkin terlihat sepele, bisa membantu Anda memelihara kesehatan dan meningkatkan kekebalan tubuh dari ancaman berbagai penyakit. Seperti beberapa hal sederhana berikut ini.

Sayuran Hijau
Sudah bukan rahasia lagi kalau nutrisi dalam sayuran mampu mengusir kanker. Studi terbaru dari Inggris mengungkapkan, mengonsumsi brokoli bisa melindungi Anda dari serangan diabetes. Para peneliti menemukan sulforaphane, senyawa yang ditemukan pada brokoli yang mampu mengaktifkan gen yang memproduksi enzim untuk melindungi pembuluh darah dari kerusakan akibat tingginya gula darah. Senyawa ini juga mampu meningkatkan antioksidan yang mampu memerangi radikal bebas akibat gula darah yang melonjak naik.

Manfaat Bawang Putih
Jangan terlalu mengandalkan obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah tinggi Anda. Coba beralih ke suplemen bawang putih yang memiliki efek serupa. Menurut satu penelitian dari Australia, seseorang yang mengonsumsi 600 dan 900 miligram suplemen bawang putih tiap hari, mengalami penurunan tekanan darah sistolik hingga lima poin. Anda penggemar nutrisi natural? Tambahkan saja bawang putih ke menu makanan Anda. “Satu siung bawang putih mentah mengandung allicin yang jumlahnya hampir sama dengan suplemen,” ujar Dr. Karin Ried, penulis studi tersebut.

Kejutan dari Teh
Anda sering mengonsumsi sushi di restoran Jepang favorit Anda? Jangan lupa untuk memesan Ocha (teh hijau asal Jepang). Kenapa? Mengonsumsi teh bisa menghalau racun dari seafood masuk ke aliran darah Anda, menurut para peneliti dari Purdue University. Para peneliti menemukan, ketika ikan tenggiri dikombinasikan dengan ekstrak teh, terjadi penurunan jumlah merkuri yang diserap tubuh hingga 92 persen. Menurut studi tersebut, senyawa catechin pada teh mampu bereaksi dengan merkuri untuk menciptakan senyawa baru yang tidak bisa diserap oleh tubuh saat proses pencernaan terjadi. Teh hijau maupun teh hitam menunjukkan efek yang nyaris serupa.

Kurangi Karbohidrat
Bukan hanya konsumsi gula berlebihan yang bisa merusak hati dan menumpuk lemak di pinggang Anda. Mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat juga menyebabkan hal yang sama, ungkap satu penelitian dari Duke University. Alasannya? Kelebihan gula darah diubah menjadi lemak di hati Anda. “Hal tersebut bisa menumpuk dan menggiring Anda menuju penyakit perlemakan hati non-alkoholik,” jelas Dr. Eric Westman, si penulis studi. Untungnya, para peneliti juga menemukan kalau pasien yang berganti ke pola diet rendah karbohidrat tidak hanya kehilangan berat badan, namun juga mampu membalikkan kondisi mereka hanya dalam enam bulan.

Dokter dan Diet
Besar kemungkinan dokter langganan Anda tidak terlalu mengerti kebutuhan nutrisi Anda. Penelitian dari New York University mengungkapkan, hanya tiga persen dari mahasiswa kedokteran yang mengambil mata kuliah nutrisi. Bahkan 46 persen diantaranya tidak tahu berapa banyak kilojoule yang ada dalam satu gram protein. Saran kami: Jika dokter Anda menyarankan untuk mengubah pola diet Anda, mintalah untuk dirujuk pada ahli nutrisi yang mengerti betul kebutuhan Anda.

Leave a Reply