Saturday, 24 June 2017

4 Cara Apokat Jaga Kesehatan Anda

Spread the love

ANDA MUNGKIN SANGAT MENGENAL buah ini – apokat. Berkulit tebal, memiliki daging buah yang lembut (jika matang), dan dicap sebagai makanan yang dianggap mampu memberikan efek afrodisiak. Tetapi empat hal berikut ini bisa memaksa Anda menjadikannya bagian dari rutinitas makanan yang Anda santap.

1 GUDANG VITAMIN
Buah ini memiliki kandungan vitamin C, K, B, dan E. Itu baru sebagian kecil yang dimiliki apokat. Buah ini juga mengandung folat, magnesium, copper, zat besi, dan zinc – kelompok nutrisi yang membantu tubuh Anda tetap bugar dan sehat. Dan ini yang penting buat Anda, apokat mengandung potasium lebih banyak dari pisang. Mengapa potasium penting? Sejumlah studi menunjukkan pasokan potasium yang tinggi ke tubuh mengurangi tekanan darah, yang Anda pasti paham, adalah faktor utama penyebab stroke, gagal ginjal, dan serangan jantung.

2 KANDUNGAN LEMAK TINGGI
Apokat kaya kandungan lemak. Sekitar 77 persen kalori dari buah ini berasal dari lemak. Bisa dikatakan Apokat adalah makanan paling berlemak di bumi. Tetapi mengapa kita harus mengonsumsinya? Pertama, mereka tidak mengandung lemak jenuh. Bahkan Anda akan menemukan oleic acid, asam lemak tak jenuh yang juga terdapat pada minyak zaitun dan memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Sebuah penelitian baru yang dipublikasikan di jurnal Arteriosclerosis, Thrombosis, and Vascular Biology menunjukkan, oleic acid membantu mengurangi inflamasi dan memiliki efek myang menguntungkan pada gen kanker.

3 KAYA SERAT
Jika potensi potasium yang dimiliki buah ini masih belum menggerakkan Anda untuk mengonsumsinya, mungkin hal yang satu ini – kandungan serat—akan membuat Anda mempertimbangkannya. Satu porsi apokat (100 gram) mengandung tujuh gram serat larut. Jumlah itu setara dengan 27 persen kebutuhan harian akan serat. Serat larut telah terbukti memelihara bakteri baik di pencernaan, membantu menurunkan berat badan, dan mengurangi lonjakan gula darah. Sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of Nutrition menemukan, serat pangan membantu mengendalikan tingkat energi dan mempertahankan rasa kenyang lebih lama.

4 LINDUNGI SEL TUBUH
Ketika Anda bernapas, bergerak, atau melakukan latihan, tubuh memroduksi sejumlah radikal bebas yang menyebabkan gangguan pada sel-sel tubuh. Dan hal yang mencemaskan, seperti disampaikan sebuah review terhadap sejumlah penelitian yang dipublikasikan di Dynamic Medicine, menunjukkan jika oxidative stress, hal yang disebabkan oleh radikal bebas dan latihan intensif, meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker, dan penuaan. Di sini kita berbicara tentang latihan intensif. Latihan ringan justru membantu mengurangi efek ekstrim oxidative stress.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *