Tuesday, 20 February 2018

3 Tanda Anda Butuh Lebih Banyak Karbohidrat

Spread the love

PARA PENGGIAT FITNES telah lama memiliki hipotesis yang menyebutkan latihan kekuatan dan diet rendah karbohidrat adalah paduan paling idel untuk mendapatkan tubuh padat berotot. “Mengonsumsi makanan tinggi lemak dan tidak lebih dari 50 gram karbohidrat tiap hari, plus protein dalam takaran sedang – sebuah diet ketogenic – bisa membantu meningkatkan pemanfaatan lemak sebagai sumber energi, sehingga Anda akan membakarnya lebih banyak,” papar Carwyn Sharp, Ph.D., dari National Strength and Conditioning Association. Tetapi untuk waktu-waktu tertentu, terlalu membatasi konsumsi karbohidrat akan berdampak negatif terhadap tubuh Anda. Dalam setiap ‘sinyal peringatan’ ini, jika berlangsung lebih dari dua minggu, tambahkan porsi karbohidrat Anda (hingga 150 gram tiap hari) hingga menemukan ‘titik’ terbaik.

1 KELELAHAN
Jika merasa ‘berat’ keluar dari gym – meski hanya berlatih ringan – Anda mungkin butuh lebih banyak ‘bahan bakar’. Satu jam sebelum latihan Anda di gym, makan satu apel atau pisang. Masing-masing buah ini memiliki 25 gram karbohidrat.

2 SAKIT KEPALA
Ketika tubuh Anda membakar lemak untuk energi, akan memproduksi molekul yang disebut ketones. Anda akan mengeluarkannya melalui air seni bersama sodium, yang bisa menyebabkan dehidrasi dan merasakan nyeri di kepala. Minum tambahan air di sepanjang hari, atau konsumsi minuman yang mengandung sodium sebelum berlatih di gym.

3 PILEK
Karbohidrat membantu produksi antibodi yang memerangi ancaman penyakit. Jadi, jika tubuh kurang pasokan karbohidrat – di bawah 100 gram tiap hari – Anda mungkin bakal sering sakit. Karbohidrat yang belum diolah seperti ubi manis bisa membantu Anda memelihara kesehatan.

Baca juga: Sumber Protein yang Mengejutkan

Baca juga: 5 Doping Alami

Leave a Reply