Wednesday, 23 August 2017

3 Rahasia Latihan Pembalap Sepeda Profesional

Spread the love

TAK PEDULI APAKAH ANDA akan mengendarai sepeda ke kantor atau sedang berlatih dengan teman-teman di lintasan yang terdapat di daerah pegunungan, taklukkan setiap tanjakan dengan nasehat latihan yang diberikan Tim Kerrison, kepala performa atlet dari Team Sky – tim balap sepeda papan atas dunia.

1 DONGKRAK TENAGA KAYUHAN
Kunci untuk beranjak dari pembalap sepeda amatir menjadi pembalap sepeda profesional seperti anggota Team Sky adalah ukuran besar tenaga yang bisa Anda keluarkan untuk mengayuh pedal. Untuk meningkatkan tenaga kayuhan, Anda perlu melatih cadence (seberapa cepat Anda mengayuh pedal) dan torque (tenaga yang Anda lepaskan untuk mengayuh pedal). Di sesi latihan mendatang, integrasikan interval yang dilakukan di cadence tinggi (sekitar 100 rpm) untuk membangun kecepatan dan penggunaan gigi besar (mengayuh di putaran 50 rpm) untuk membangun tenaga.

2 JADIKAN TUBUH ANDA MESIN
‘Spiked’ training drill adalah momen ketika Anda memelihara intensitas aktivitas yang tinggi (Anda bisa berbicara, tetapi kalimat-kalimat pendek). Namun di sini lakukan ‘spikes’ reguler 10-45 detik di atas ambang batas anaerobik Anda (biasanya 80 persen maximal heart-rate – MHR, atau ketika Anfa mulai kesulitan untuk berbicara). Strategi ini akan menyiapkan Anda melakukan sprint dan attack ketika mengayuh pedal sepeda di jalan raya, atau membantu Anda mengalah rekan di lintasan menanjak di akhir pekan. Upaya yang Anda lakukan akan memaksa tubuh memulihkan diri sembari memlihara aktivitas fisik di intensitas tinggi – hal yang membantu Anda membangun tubuh menjadi ‘mesin’ lomba dan meningkatkan kecepatan.

3 IMPROVISASI STRATEGI
Akan sulit melatih kemampuan Anda berkompromi dengan lintasan yang menanjak jika kawasan perbukitan atau pegunungan yang terdekat dengan tempat tinggal hanya sekadar speed bump yang terletak di ujung jalan. Namun berlatih di jalan raya (yang datar) dengan cadence rendah (60 rpm) dan gigi tinggi (sehingga membuat Anda bekerja keras untuk mengayuh pedal) akan cukup membantu. Upaya ekstra ini akan merekrut lebih banyak serat otot sehingga membuat tubuh Anda mempelajari cara untuk menangani usaha ekstra yang berkesinambungan dan dibutuhkan saat melibas tanjakan dan turunan di kawasan pegunungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *