Saturday, 25 November 2017

3 Bahan Bakar Ayunan Kaki Anda

Spread the love

Apa yang tersimpan dalam di dapur dan lemari pendingin bisa menjadi bahan bakar alami yang efektif untuk olahraga ketahanan yang Anda lakukan.

ANDA MUNGKIN BISA mendapatkan energy bar, gel, atau drink dengan mudah untuk melengkapi persiapan menghadapi olahraga ketahanan – marathon, triathlon, atau trail running – yang Anda lakukan. Tapi ini mungkin yang Anda belum tahu: Kadang-kadang makanan dan minuman terbaik sebagai ‘bahan bakar’ tubuh Anda telah tersedia di dapur.
Itu adalah alasan pertama. Kedua, rasa makanan atau minuman berenergi pabrikan kerap ‘mengecewakan’ lambung Anda saat dibawa bekal untuk menemani aktivitas olahraga ketahanan. Terutama jika Anda belum membiasakan diri mengonsumsinya. Selain itu, di dapur Anda terdapat banyak jenis makanan yang bersahabat harganya dan lebih alami yang bisa Anda manfaatkan. Berikut tiga di antaranya yang bisa Anda coba di race berikutnya.

TEH MADU
Tubuh Anda kehilangan elektrolit ketika Anda berkeringat. Jadi… ketika melakukan olahraga ketahanan, Anda butuh menggantikannya dengan sesuatu yang lebih dari sekedar air. Dan mengapa sport drink sangat populer? Mereka mengandung sodium, salah satu elektrolit yang memegang kunci. Namun sport drink bukan satu-satunya pilihan Anda. Mengombinasikan teh (yang mengandung kafein, sebuah stimulan) dengan madu (yang mengandung sodium dan potasium) membuat Anda mendapatkan sport drink buatan rumah yang efektif untuk olahraga ketahanan. Coba gunakan teh hijau. Penelitian dari Colorado State University menemukan, antioksidan utama dari teh (EGCG) membantu tubuh Anda meningkatkan VO2 max, sebuah tolok ukur bagaimana tubuh Anda memaksimalkan penggunaan oksigen.

KISMIS
Anda pasti paham, buah kering lebih mudah dicerna dan diolah tubuh menjadi glukosa. Ini adalah komponen yang diperlukan tubuh untuk mempertahankan diri saat melakukan olahraga ketahanan. Satu lagi nilai plusnya, ukuran kismis lebih kecil ketimbang jenis buah kering lainnya. Sebuah penelitian yang dilakukan di Louisiana State University menemukan, pesepeda yang mengonsumsi kismis membukukan catatan waktu finish, kekuatan, dan pengerahan tenaga yang tak berbeda jauh dengan saat mereka mengonsumsi energy gel pabrikan. Studi ini memang hanya menguji pesepeda saja. Tetapi pihak pelaku penelitian mengungkapkan, hasil penelitian ini juga bisa berlaku bagi pelari.

JUS JERUK
Ini adalah opsi lain bagi Anda untuk mendapatkan energy drink. Kelebihan jus jeruk adalah kandungan potasium (salah satu jenis elektrolit) yang tinggi. Menambahkannya dengan sedikit garam akan membuatnya makin efektif. Coba kombinasikan 450 mililiter air perasan jeruk dan 450 mililiter air, kemudian tambahkan satu sendok teh garam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *